Tulisan saya kali ini agak berbeda dari tulisan saya yang lain, di tulisan saya kali ini tidak ada hubugannya sama sekali dengan komputer, internet, maupun programming. bila dilihat dari judulnya saja pasti anda sudah bertanya-tanya maksud dari judul tulisan saya ini “menanamkan jiwa entrepreneur pada anak sejak dini”. maksudnya bagaimana?? mari kita bahas bersama.
Saya menulis artikel ini karena saya teringat dengan cerita salah satu dosen saya yang mempunyai TK yang berbasis enterpreneur dan agama. di TK dosen saya ini anak-anak yang baru berusia 4-5 tahun sudah diberi motivasi-motivasi dan pengertian-pengertian tentang entrepreneur.
Pada suatu ketika ada salah satu orang tua murid yag bertanya dengan dosen saya, “kenapa anak masih kecil sudah di bimbing tentang entrepreneur ?”, dan dosen saya pun menjawab “gini bu, anak-anak memang belum bisa berwirausaha, tapi anak-anak bisa bercita-cita kan? dan cita-cita itu bisa menjadi motivasi tersendiri buat dirinya. kalo anak-anak pada umumnya bercita-cita menjadi dokter, pilot, dll. tp kalau di TK ini saya mengajarkan anak-anak bercita-cita menjadi di atasnya dokter ataupun pilot, misalnya menjadi pemilik maskapai, jika memiliki maskapai kan pasti jadi pilot, tapi kalo jadi pilot belum tentu memiliki maskapai. bisa juga menjadi pemilik rumah sakit, kalo memiliki rumah sakit kan pasti jadi dokter, tapi kalo jadi dokter belum tentu jg memiliki rumah sakit, “
Dari percakapan di atas dapat disimpulkan betapa pentingnya Menanamkan jiwa entrepreneur pada anak sejak dini, jadi anak dapat termotivasi untuk menjadi seorang entrepreneur atau menjadi seorang yang lebih dari orang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar